Tes Kehamilan yang Akurat dan Tahapan Perkembangan Janin

tes kehamilan yang akurat

Merencanakan kehamilan selalu menjadi momen yang seru sekaligus menegangkan. Masa masa menghitung masa subur istri hingga penantian yang berbuah manis tentu tak akan terlupakan. Cara untuk mengetahui apakah usaha selama ini telah berbuah hasil positif adalah dengan menggunakan alat tes kehamilan berupa tespek.

Supaya mendapat hasil tes kehamilan yang akurat sang calon ibu harus menggunakan tespeknya dengan benar. Tespek sendiri sebaiknya digunakan setelah ada 1 atau lebih tanda tanda kehamilan yang terasa. Salah satu tanda yang paling umum disadari adalah keterlambatan menstruasi. Jika menstruasi datang terlambat minimal 1 minggu dari jadwal seharusnya ada baiknya sang calon ibu segera melakukan tes kehamilan menggunakan tespek.

Tespek keluaran terbaru bisa menampakkan hasil uji kehamilan dalam waktu tak lebih dari 2 menit. Namun untuk masalah keakuratan masih tergantung dari merk tespek yang dipilih dan benar atau tidaknya cara menggunakan. Selain tespek, ada alat tes kehamilan lain yang bisa melakukan tes kehamilan yang akurat.

Tahap Perkembangan Janin

Jika tespek menunjukkan garis 2 berarti sang calon ibu telah positif mengandung jabang bayi di dalam rahimnya. Hal berikutnya yang harus segera dilakukan adalah mengkonsultasikan diri ke dokter kandungan. Sebagai ibu yang hamil muda, ada baiknya juga untuk segera memahami tahap tahap perkembangan janin di trimester pertama. Berikut adalah tahap perkembangannya:

  • Setelah pembuahan berhasil, fisik bayi akan mulai terbentuk pada bulan pertama. Pembentukan fisik dimulai dari area wajah. Mata adalah salah satu organ yang paling pertama terbentuk. Perkembangan di bulan pertama ini diikuti dengan terbentuknya rahang bawah dan mulut. Selain fisik bayi, plasenta perlahan lahan juga mulai terbentuk untuk melidungi jabang bayi dan memenuhi asupan nutrisi yang berasal dari tubuh sang ibu.
Baca Juga :  Cara Menyusui Bayi yang Benar Meskipun Payudara Lecet

Pada masa awal kehamilan ini calon ibu direkomendasikan untuk tidak banyak melakukan kegiatan yang berat karena kandungannya belum kuat. Resiko mengalami keguguran di bulan pertama cukup besar apabila calon ibu kurang berhati hati.

  • Bulan kedua adalah bulan dimana bagian bagian yang cukup kompleks dan rumit dari tubuh manusia mulai terbentuk. Pada bulan ini otak sudah mulai terbentuk dan terus berkembang. Selain itu beberapa bagian sistem saraf pusat yang lain juga mulai membentuk. Bagian dari sistem saraf pusat tersebut adalah saraf tulang belakangan dan jaringan saraf tepi yang nantinya akan terkoneksi langsung dengan otak.

Selain otak dan sistem saraf pusat telinga dan bagian bagian wajah lainnya juga terus berkembang mendekati bentuk wajah yang sempurna. Cikal bakal kaki dan tangan juga mulai terbentuk ketika janin telah berusia 2 bulan ini.

  • Bagian bagian fisik janin mulai nampak lengkap pada bulan ketiga ini. Wajah, tangan, kaki dan sudah berbentuk dengan cukup sempurna walau tentu saja belum mencapai ukuran yang ideal. Selain fisik, organ organ dalam seperti hati juga mulai terbentuk dan mulai bekerja. Hati pada janin berusia 3 bulan sudah bisa memproduksi empedu.

Hal lain yang berkembang di usia 3 bulan ini adalah sistem urine dan sistem perederan darah. adapun sistem pencernaan perlahan lahan mulai terbentuk, demikian pula halnya dengan kelamin meskipun belum bisa dilihat dengan jelas jenis kelaminnya.

Mengingat trimester pertama adalah tahap perkembangan yang cukup krusial bagi bayi, perlu diupayakan agar calon orang tua tak terlambat mengetahui kehamilan.

Leave a Reply