Berikut Manfaat Kacang Kedalai yang Harus Kamu Ketahui

Manfaat Kacang Kedelai

Kacang kedelai berasal dari kawasan Asia Timur, kemudian secara luas menyebar ke wilayah Asia lainnya. Kacang ini telah ada di kawasan Asia Timu sejak 3500 tahun yang lalu. Namun, kacang kedelai baru terkenal dibudidayakan di luar kawasan Asia setelah tahun 1910. Kedelai banyak dibudidayakan karena merupakan salah satu tanaman yang mudah dibudidayakan dan dapat diolah menjadi berbagai macam produk pangan.

Kacang kedelai merupakan komoditi pangan yang paling banyak dikonsumsi setelah beras dan jagung di Indonesia. Kacang kedelai menjadi komoditi penting karena banyak diolah menjadi makanan pokok di Indonesia, seperti tahu, tempe, kecap, susu, dan beberapa hal lainnya. Selain nikmat diolah menjadi makanan pokok, kedelai ternyata juga banyak menyimpan zat-zat bermanfaat untuk tubuh manusia. Apa saja sih nutrisi dan manfaat yang dimiliki kacang kedelai? Yuk simak uraian berikut.

Kacang kedelai mengandung banyak nutrisi penting yang diperlukan oleh tubuh manusia, antara lain protein, lemak, karbohidrat, vitamin B, serat, dan zat antioksidan. Zat-zat tersebut sangat berguna dalam menjaga kesehatan tubuh, antara lain dapat membantu mengurangi terserang penyakit kanker, alternatif susu untuk balita yang alergi dengan susu yang bersal dari hewan, menjadi pilihan makanan untuk yang sedang berdiet, dan masih banyak lagi.

Protein yang dikandung oleh kacang kedelai termasuk yang tertinggi dibandingkan protein yang berasal dari produk nabati lain. Protein yang terdapat dalam kacang kedelai mengandung asam amino esensial yang sangat berguna untuk tubuh manusia. Asam amino tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia sehingga kita harus mendapatkannya dari luar. Padahal, fungsi asam amino esensial sangat krusial, yaitu untuk menjaga kesehatan jantung, mencegah kerontokan, mencegah pikun, dan masih banyak lagi.

Baca Juga :  Tanda-Tanda Hamil Anak Perempuan seperti apa Mom? Ini Dia Tandanya

Lemak yang terkandung dalam kacang kedelai merupakan lemak tak jenuh sehingga baik lebih baik dibandingkan dengan lemak yang terdapat dalam daging. Lemak tak jenuh merupakan lemak yang tidak menimbulkan kolesterol ketika dikonsumsi oleh tubuh manusia. hal ini tentu sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung Anda.

Seperti yang sudah disinggung di atas, kacang kedelai juga mengandung zat antioksidan. Zat antioksidan adalah zat yang mampu menangkal radikal bebas yang sangat berbahaya untuk tubuh manusia. Salah satu zat antioksidan yang dikandung oleh kacang kedelai adalah isoflavon.

Isoflavon dalam kacang kedelai membantu memberikan perlindungan dan proteksi kepada tubuh manusia untuk beberapa penyakit degeneratif, yaitu penyakit yang muncul seiring bertambahnya usia yang menyebabkan kemunduran fungsi pada organ tubuh manusia. isoflavon inilah yang berfungsi sebagai zat antipenuaan, antikanker, antivirus, antialergi, dan membantu mengurangi risiko terkena penyakit tulang dan jantung.

Kedelai banyak diolah menjadi makanan pokok di Indonesia. Dua olahan kedelai yang sangat mudah dijumpai di Indonesia adalah tempe dan tahu. Akan tetapi, kedelai yang diolah menjadi tempe lebih banyak mengandung nutrisi daripada kedelai yang diolah menjadi tahu. Mengapa demikian?

Kedelai yang diolah menjadi tahu melewati proses pemasakan dengan panas terlebih dahulu (direbus), sedangkan kedelai yang diolah menjadi tempe hanya melalui proses fermentasi (tidak dimasak dengan menggunakan panas). Tentu proses pemasakan dengan menggunakan panas lebih banyak menghilangkan nutrisi yang terdapat dalam kedelai. Namun, tahu dan tempe keduanya sama-sama baik untuk dikonsumsi oleh manusia.

Manfaat lain yang didapat ketika kita mengonsumsi kacang kedelai, antara lain adalah dapat menurunkan tekanan darah karena seperti yang telah dipaparkan sebelumnya kedelai mengandung lemak tak jenuh yang tidak menimbulkan kolesterol ketika dikonsumsi.

Baca Juga :  Hamil Muda? Ketahui Tanda-Tanda Hamil Muda Lebih Dini

Semua nutrisi yang ada dalam kacang kedelai tentu akan memberikan hasil yang baik, jika kita mengonsumsinya secara bijak. Jangan sampai kita mengonsumsi kedelai terlalu banyak dan tidak melakukan apa yang harusnya kita lakukan, yaitu konsumsi makanan dengan seimbang. Selain makan makanan secara berimbang, tentu kita juga harus rutin berolahraga. Yuk, mari kita mulai dari sekarang mengonsumsi makanan yang kaya akan gizi seperti kacang kedelai dan jangan lupa pula untuk rutin berolahraga.

Leave a Reply