Cara Memerah ASI Menggunakan Tangan

cara memerah asi

Bagi para ibu memberi ASI ekslusif adala hal yang utama, berbagai macam cara dilakukan agar pemberian ASI dapat dilakukan salah satunya dengan memerah ASI, faktor ibu memerah ASI bukan memberi langsung kepada bayi adalah karena ibu bekerja atau karena faktor bayi tidak mau menyusu langsung pada ibu dan juga bisa karena faktor ASI yang melimpah namun bayi belum waktunya ingin menyusu sehingga ibu memilih untuk memerah ASI lalu menyimpannya di dalam kulkas. Cara memerah ASI tidak bisa dilakukan sembarangan karena bisa berpengaruh pada saat penyimpanan dan berbahaya jika ada bakteri yang terkontaminasi. Cara memerah ASI harus benar-benar higienis jangan sampai berpengaruh pada kualitas ASI, cara memerah ASI  juga memperhatikan teknik dan alat untuk memerah. Banyak para ibu yang belum mengerti dan memahami cara memerah ASI yang benar sehingga terjadi kesalahan pada saat penyimpanan yang mempengaruhi lama waktu penyimpanan ASI. Ibu bisa lakukan tahap demi tahap cara memerah ASI berikut ini agar bayi tetap mendapat nutrisi terbaik.

  1. Tahap pertama cara memerah ASI  adalah mencuci tangan dengan sabun lalu basuh dengan air mengalir hingga sabun bersih. Cuci juga peralatan dengan sabun dan air mengalir lalu rendam dengan air hangat sebentar atau rebus seperti merebus dot bayi. Jika sudah keringkan dengan menggunakan tisu atau kain bersih. Cara memerah ASI dengan tangan harus dilakukan dengn benar agar payudara ibu tidak merasa sakit.
  2. Cara memerah ASI dengan tangan selanjutnya yaitu, duduk dengan posisi nyaman  lalu bersihkan puting payudara denga air hangat kemudiam keringan dengan kain bersih secara perlahan hingga benar-benar kering.
  3. Duduk dengan posisi sedikit membungkuk lalu letakkan ibu jari 4 cm di atas puting kemudian jari telunjuk dan ari tengah letakkan di bawah puting membentuk huruf C. Tarik perlahan kearah dasar payudara sebelum memerah agar merangsang produksi ASI.
  4. Kemudian dorong kearah dasar puting perlahan lalu pijat seperti mencubi lakukan dengan sedikit menekan. Jangan memerah sampai keujung puting payudara agar terhindar kontaminasi pada ASI karena area di sekeliling puting adalah tempat yang harus ditekan untuk mengeluarkan ASI dari sumbernya.cara memerah asi
  5. Lakukan secara terus menerus selama kurang lebih 20 ment atau sampai ASI tidak keluar lagi, setelah selesai bisa lakukan pada payudara yang lain. Memang terkadang pada awal memerah ASI tidak langsung keluar tapi ibu tetap harus lakukan perlahan secara terus menerus. Jangan meremas payudara ibu karena jika payudara dalam keadaan sensitif dapat menimbulkan rasa sakit.
  6. Sediakan wadah untuk menampung ASI dengan menggunakan gelas atau mangkok yang sesuai dengan ukuran payudara. Letakkan wadah dibawah payudara pada saat memerah, lakukan ritme yang nyaman pada saat memerah agar menghindari payudara lecet pada ibu.
  7. Selalu lakukan tekanan pelan pada saat memerah ASI di sekeliling payudara agar memastikan ASI sudah benar-benar habis. Jika masih ada daerah yang keras lakukan pijatan dari arah pangkal ke ujung puting payudara perlahan.

Setelah mengetahui  cara memerah ASI dengan tangan maka ibu bisa mempratekkannya dengan nyaman. Cara memerah ASI  ini dilakukan agar ibu bisa menjaga pasokan ASI jika terpaksa terpisah dalam waktu lama dan jauh dari bayi. Cara memerah ASI  dapat dilakukan setiap 1 jam sekali atau pada saat payudara terasa penuh dan membengkak.

Baca Juga :  Rayakan Hari Ibu dengan Membuat Puisi Hari Ibu!

Leave a Reply